Showing posts with label article. Show all posts
Showing posts with label article. Show all posts

Thursday, April 18, 2013

Pembuat Game Angry Birds Untung 71 juta dolar

Rovio merupakan salah satu pengembang game yang terkenal nan fenomenal  Angry Birds. Akibat ketenaran inilah, pihak Rovio dikabarkan meraih pendapatan 200 juta dolar dan laba bersih 71 juta dolar pada 2012.

Pendapatan perusahaan Finlandia itu naik 101 persen dibanding 2011 yang hanya 96 juta dolar, menurut laporan Business Insider baru-baru ini.

Dalam 2012, Rovio telah menggandeng sejumlah pihak seperti NASA, National Geographic, dan Walmart untuk mengembangkan bisnisnya. Perusahaan itu juga merilis empat permainan baru, Angry Birds Space, Amazing Alex, Bad Piggies, dan Angry Birds Star Wars.

Tapi game bukanlah satu-satunya mesin uang Rovio. Perusahaan ini juga memiliki divisi produk konsumer yang menjual berton-ton boneka hewan Angry Birds, T-shirt, dan perlengkapan bermerek lainnya.

Rovio mempunyai ambisi besar. CMO Rovio Pete Vesterbacka pada tahun lalu mengatakan bahwa perusahaannya ingin mengikuti jejak Disney menjadi merek hiburan yang jauh lebih besar.

Kuliner Berlemak Setidaknya Harus Pedas

Tahu tidak, mengapa Diabetes menjadi penyakit yang mematikan dan menduduki peringkat atas di negara barat? Jawabannya adalah karena makanan!
Jika kita telaah lebih jauh, Indonesia adalah Negara yang memiliki segudang kuliner khas. Mulai dari kuliner berserat, berprotein, sampai berlemak tinggi. Bagaimana dengan orang Barat? Makanan khas semisal burger, hotdog, donat, dan daging-daging lainnya yang dikonsumsi oleh orang barat cenderung memberikan dampak yang kurang sehat bagi tubuh.
Lihat saja, aneka jenis makanan luar negeri yang saat ini mulai merambah di pelosok Indonesia. Kebanyakan dari makanan dan minuman khas orang Barat mengandung serat dan lemak yang tak baik, dampaknya sangat buruk bagi mereka yang sedang diet atau ingin menjaga daya tahan tubuh.
Berbeda jika kita melihat kuliner yang lahir dari Indonesia. Makanan yang mengandung banyak lemak umumnya dibubuhi rasa pedas. Mengapa demikian? Selain karena lidah orang Indonesia yang sangat akrab dengan rasa pedas, ternyata bumbu-bumbu yang berasal dari cabai itu ada karena faktor lain.
Tahukan Anda, ada khasiat yang tersembunyi dalam makanan pedas? Ya, Indonesia telah menerapkannya. Makanan khas semisal sambal terasi, sambal goreng ati, nasi goreng mercon, dan kuliner pedas lainnya khas Indonesia yang cenderung berlatar tradisional itu pun ternyata memiliki efek positif bagi tubuh kita.
Apa sajakah khasiat dari rasa pedas?
1. Menurunkan berat badan. Makanan pedas dapat mendongkrak metabolisme tubuh. Sebuah studi menunjukkan bahwa senyawa utama dalam cabai, yang disebut capsaicin, memiliki efek termogenik dan bisa menyebabkan tubuh membakar kalori selama 20 menit.
2. Kesehatan jantung. Sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang suka makanan pedas, berisiko lebih rendah terkena serangan jantung dan stroke. Paprika dapat mengurangi efek merusak dari LDL (kolesterol jahat) dan capsaicin dapat melawan peradangan, yang dapat memicu masalah penyakit jantung.
3. Mencegah kanker. Menurut American Association for Cancer Research, capsaicin memiliki kemampuan untuk membunuh beberapa jenis sel kanker dan leukemia. Lada hitam adalah salah satu jenis bumbu pedas yang bisa Anda tambahkan ke dalam masakan.
4. Tekanan darah rendah. Vitamin A dan C yang dikandung oleh cabai dapat memperkuat dinding otot jantung dan meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Hal ini bisa menciptakan sistem kardiovaskular yang lebih kuat.
5. Mood booster. Makanan pedas dapat meningkatkan produksi hormon bahagia, yang dikenal sebagai serotonin. Jadi, makanan pedas dapat membantu meringankan depresi dan stres.
Sedikit bernapas lega, karena kebanyakan kuliner khas Indonesia dibubuhi oleh rasa pedas yang mulai memiliki tingkat kepedasan tersendiri. Tapi, tetap saja dalam mengonsumsinya, kita harus banyak mempertimbangkan takaran porsi pedas kita. Karena, jika terlalu berlebihan pun akan berdampak buruk pada tubuh kita. Jadi, yang sedang-sedang saja! Konsumsi makanan pedas secara berlebihan bisa mengundang beberapa penyakit dalam tubuh, terutama radang lambung dan kerusakan saraf trigeminal.
Konsumsi makanan berlemak pun akan menjadi seimbang jika memiliki rasa yang pedas.  Karena makanan berlemak yang dikonsumsi secara berlebihan juga bisa menimbulkan penyakit kanker, sehingga jika dipadankan dengan sensasi rasa pedas, setidaknya maju selangkah lebih baik dari makanan berlemak yang tidak memiliki rasa pedas.
Namun, dalam kenyataannya tak lantas kita berlebihan dalam mengonsumsi kedua makanan tipe ini. Pedas atau berlemak. Keduanya memiliki efek yang buruk jika dikonsumsi secara berlebihan.
Maka dari itu, seimbangkanlah keduanya dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan serat semisal buah atau pun sayur.

sumber : http://sigmanews.us/id/read/1885/kuliner-berlemak-setidaknya-harus-pedas.html

Monday, April 16, 2012

Our Brain Need Vacation


Doing the same routine every day will lead to saturation and the brain can not work optimally. There are 4 reasons that make the human brain needs a vacation.

A study conducted by the Families and Work Institute found that doing a vacation like going to museums or the beach nearby is important for the brain.

Here are 4 reasons that make the holiday becomes important for the brain, as quoted from Myfoxorlando.com:

1. Improve Memory
Dr. Russell Poldrack as director of the Imaging Research Center at the University of Texas at Austin said the holiday will provide a new experience, this condition will make the brain responds by releasing dopamine into the hippocampus (part of the brain that creates a memory or memories). This will improve memory and help protect against Alzheimer's disease.

2. Enhance creativity
American and French researchers found the holidays can increase the ability to solve problems, raise awareness of the connection is lost and to encourage people to try something new. This is because vacation facilitate the mind's creativity.

3. Sharpens concentration
Researchers from the University of Pittsburgh reported that people with serious health conditions tend to take less time thus increasing the levels of stress hormones. Poldrack said when someone is tired, then the prefrontal cortex will be overwhelmed due to the amount of stress hormones and makes one lose focus or concentration.

4. Provide rest time
The study found 2-3 days after the holiday people will have a rest time and a higher quality sleep, it can even be increased to 80 percent. Quality sleep can improve memory and brain health.

Saturday, May 07, 2011

Penting gak sih Tipografi itu...


Gak sengaja melihat sebuah buku berjudul "tipografi media" di sebuah toko buku. Jadi inget deh dulu sempat belajar tipografi waktu pelatihan Kompas di Jakarta. Nah ini ada sedikit membahas tipografi dan seberapa pentingnya...

Pentingnya Tipografi dalam Readibilitas Legibilitas diatur pada penggunaan Nirmana sehingga sebuah huruf mudah dan nyaman dibaca dgn baik juga tersusun dgn baik pula. Tipografi dibutuhkan untuk para desain grafis yg bekerja menggunakan font atau huruf.

Huruf dan tipografi dalam perkembangannya menjadi ujung tombak guna menyampaikan pesan verbal dan pesan visual kepada seseorang, sekumpulan orang, bahkan masyarakat luas yg dijadikan tujuan akhir proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan atau target sasaran.

Legibility adalah tingkat kemudahan mata mengenali suatu tulisan tanpa harus bersusah payah. Hal ini bisa ditentukan oleh:

Ø Kerumitan desain huruf, seperti penggunaan serif, kontras stroke, dan sebagainya.
Ø Penggunaan warna
Ø Frekuensi pengamat menemui huruf tersebut dalam kehidupan sehari-hari

Dalam buku The Graphics of Communication, Francis Meynell, seperti dikutip oleh Ruari Maclean mengatakan tentang legibility sebagai berikut:

Legibility adalah tampilan yg layak atau pantas dari dasar-dasar aturan dan kebiasaan dalam semua detil/rincian yg tak terbatas dan menjadi dasar komunikasi tertulis. Cetakan adalah kendaraan/sarana keterbacaan adalah peluru sendi yg dilumasi dgn baik sehingga memungkinkan roda-roda perasaan berputar tanpa berdecit.

Keterbacaan / readability adalah tingkat kenyamanan suatu susunan huruf saat dibaca, yg dipengaruhi oleh:

· Jenis huruf
· Ukuran
· Pengaturan, termasuk di dalamnya alur, spasi, kerning, perataan, dan sebagainya
· Kontras warna terhadap latar belakang

Pentingnya Tipografi dalam Readibilitas Legibilitas

Huruf dan tipografi merupakan soko guru tunggal yg tidak bisa dipisahkan antara satu dgn lainnya. Banyak orang sudah melek huruf, sudah pasti mengenal lambang bunyi tersebut. Mereka sudah pasti dapat mengeja, membaca, dan menuliskan lambang bunyi itu untuk berbagai kepentingan dan keperluannya masing-masing. Tetapi tidak sedikit yg buta tipografi. Mengapa demikian? Karena tipografi senantiasa terkait dgn tatasusun, tatakelola, dan tatapilih huruf untuk kepentingan komunikasi visual.

Di sisi lain, perkawinan antara tipografi dgn nirmana adalah sebuah perkawinan agung. Keduanya diyakini sebagai pasangan kinasih yg tidak bisa dipisahkan oleh ruang dan waktu. Dalam hubungannya dgn desain komunikasi visual, tipografi dan nirmana adalah elemen penting yg sangat diperlukan guna mendukung proses penyampaian pesan verbal maupun visual.

Dgn demikian, kdudukan tipografi dalam rancangan karya desain komunikasi visual sangat penting. Sebab melalui perencanaan dan pemilihan tipografi dalam perspektif nirmana yg tepat baik untuk ukuran, warna, dan bentuk, diyakini mampu menguatkan isi pesan verbal dan pesan visual karya desain komunikasi visual tersebut.

Dgn menjadi kurir komunikasi yg baik – berkat pemilihan tipografi yg tepat dgn mengedepankan aspek readibilitas (dipengaruhi oleh ukuran huruf, jarak antarhuruf, dan jarak antarbaris yg terlalu dekat atau jauh) dan legibilitas (dipengaruhi oleh kerumitan desain huruf, penggunaan warna, tinta, dan kertas) yg akurat

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | fantastic sams coupons